Kenali Bedanya Gejala Flu dan Batuk Berdahak

Kenali Bedanya Gejala Flu dan Batuk Berdahak

Flu dan batuk berdahak adalah dua kondisi yang umum terjadi dan seringkali disalahartikan. Untuk memahami perbedaan dan mengambil langkah-langkah tepat, penting untuk mengenali gejala khas dari kedua kondisi tersebut. Kali ini, kita akan membahas perbedaan gejala flu dan batuk berdahak serta tindakan yang dapat diambil untuk mengatasi keduanya.

 

Gejala flu

Flu atau influenza, adalah penyakit pernapasan akut yang disebabkan oleh virus influenza. Virus ini dapat menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru, sehingga menyebabkan gejala yang bervariasi dari ringan hingga berat. Flu biasanya menyebar melalui percikan cairan yang dihasilkan saat seseorang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Beberapa gejala yang mungkin dialami oleh seseorang saat flu antara lain:

  1. Demam tinggi, biasanya di atas 38 derajat Celsius.
  2. Hidung mampet atau berair, bersin.
  3. Rasa sakit di seluruh tubuh dan kepala.
  4. Penurunan nafsu makan dan kelelahan yang signifikan.
  5. Disertai batuk kering atau batuk berdahak. Batuk bisa menjadi gejala awal atau muncul beberapa hari setelah gejala lainnya.

 

Gejala batuk berdahak

Batuk berdahak adalah kondisi di mana seseorang mengalami batuk yang disertai dengan produksi lendir atau dahak dari saluran pernapasan. Hal ini biasanya terjadi sebagai respon tubuh terhadap iritasi atau infeksi pada tenggorokan, bronkus, atau paru-paru. Batuk berdahak memiliki beberapa karakteristik khas, seperti suara batuk yang basah atau "bergelembung” dan menunjukkan adanya lendir atau dahak dalam saluran pernapasan.

 

Lendir atau dahak yang dihasilkan saat batuk berfungsi sebagai mekanisme alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari partikel-partikel yang dapat menyebabkan iritasi atau infeksi. Beberapa gejala yang mungkin muncul antara lain:

  1. Batuk berdahak ditandai dengan keluarnya lendir dari saluran pernapasan.
  2. Meskipun demam bisa terjadi, tidak semua orang dengan batuk berdahak mengalami demam.
  3. Disertai rasa gatal atau iritasi pada tenggorokan.
  4. Terkadang, orang dengan batuk berdahak dapat mengalami nyeri dada akibat batuk yang kuat.

 

Namun, jika batuk berdahak berlangsung terlalu lama atau disertai dengan gejala lain yang mengkhawatirkan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis professional untuk pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

 

Baca Juga: Kondisi yang Memungkinkan Orang Tertular Flu dan Batuk

 

Mengapa flu seringkali disertai dengan batuk berdahak?

Flu dan batuk adalah dua penyakit langganan yang seringkali muncul bersamaan, terutama saat musim pancaroba. Meski flu dan batuk adalah penyakit yang berbeda, namun keduanya seringkali muncul secara bersamaan. Dilansir dari Halodoc.com, hal ini muncul karena saat flu menyerang melalui lapisan hidung maka tubuh akan merespon dengan melepaskan senyawa yang membuat tenggorokan terasa sakit dan menyebabkan batuk saat flu terjadi.

 

Cara mengatasi gejala flu dan batuk

Sebagian besar kasus batuk yang terjadi saat flu merupakan batuk berdahak yang disertai beberapa gejala lain seperti demam, bersin, sakit kepala, sakit tenggorokan, kelelahan, dan juga badan menggigil. Selain minum obat untuk membantu mereda, berikut ini beberapa cara mengatasi flu dan batuk.

  1.  Istirahat yang cukup.
  2. Minum banyak air putih agar selalu terhidrasi
  3. Pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin flu.
  4. Hindari merokok atau terpapar asap rokok.

 

Selain beberapa cara di atas, Anda juga bisa meredakan keluhan dengan minum obat khusus flu dan batuk berdahak. Pilih obat yang mengandung Guaifenesin dan Bromhexine yang berperan dalam mengencerkan dahak dan mengeluarkan dahak, Paracetamol yang berfungsi untuk meredakan gejala flu seperti demam dan sakit kepala, dan Phenylephrine (PE) bekerja Pas dan Efektif membantu melegakan pernapasan dan tenggorokan tanpa menyebabkan kantuk. Minum obatnya hingga gejala mereda, ya!

 

Artikel Lainnya: Diet Seimbang Membantu Mengurangi Serangan Sakit Kepala Sebelah