Tidur adalah salah satu komponen penting yang menjaga kesehatan manusia. Orang yang memiliki cukup waktu beristirahat akan cenderung memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik, energi yang cukup untuk menjalani aktivitas, juga mood yang lebih positif. Bagi orang yang sedang sakit pun, Tidur adalah salah satu cara yang bisa mempercepat proses penyembuhan. Jika sudah meminum obat namun Anda kurang istirahat, maka proses penyembuhan tidak dapat berjalan lebih optimal dibandingkan jika Anda cukup tidur. Sayangnya, kesibukan dan gaya hidup sebagian orang seringkali tidak menunjang kecukupan tidur. Bahkan yang lebih buruknya lagi, Anda sudah merasa cukup tidur tetapi ternyata tidur Anda tidak berkualitas.

Kini, bagaimana menilai apakah kualitas tidur Anda sudah cukup baik atau belum? Seperti dilansir dari situs curiosity.com, terdapat empat kriteria yang menandakan kualitas tidur Anda sudah baik.

  1. Anda tidak butuh waktu lebih dari 30 menit untuk terlelap.
  2. Anda tidak terbangun lebih dari satu kali saat tidur di malam hari.
  3. Ketika terbangun, Anda tidak butuh waktu lebih dari 290 menit untuk terlelap kembali.
  4. Anda tidur setidaknya sebanyak 85% dari waktu Anda selama berada di tempat tidur.


Jika Anda sudah memenuhi empat kriteria di atas, selamat. Artinya tidur Anda sudah berkualitas. Namun jika belum, Anda bisa mencoba langkah-langkah di bawah ini untuk membantu Anda meraih kualitas tidur yang lebih baik.

  • Jadwal tidur. Usahakan tidur di waktu yang sama setiap hari. Tak peduli meskipun itu saat akhir pekan atau liburan sekalipun. Hal ini penting bagi Anda yang mengalami kesulitan tidur. Dengan konsisten pergi tidur di waktu yang sama, maka jam biologis tubuh Anda lambat laun akan terlatih. Misalnya Anda ingin tidur jam 22.00 setuap hari, maka naiklah ke tempat tidur setidaknya pukul 21.30. Dengan begitu otak akan mengirimkan ‘sinyal’ mengantuk pada tubuh di kisaran waktu yang sama setiap harinya.
     
  • Perhatikan asupan. Jangan tidur dalam kondisi tubuh terlalu kenyang atau lapar. Sebab, Anda malah akan terbangun di malam hari hanya untuk mencari kudapan atau buang air. Sebaiknya, makanlah setidaknya 2 jam sebelum jam tidur dan berikan waktu agar tubuh Anda bisa mencerna makanan terlebih dulu. Sebaiknya Anda juga tidak terlalu banyak minum air mejelang tidur. Untuk menyiasati agar tidak dehidrasi, siapkan saja segelas air yang bisa Anda minum saat terbangun tengah malam.
     
  • Ritual tidur. Sama seperti poin pertama, membiasakan tubuh agar mengenali waktu tidur memang perlu trik. Ciptakan sendiri ritual Anda sebelum tidur agar tubuh merasa lebih nyaman. Mulai dari mandi air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik. Tapi ingat, jangan libatkan gadget dalam ritual sebelum tidur Anda karena dapat membuat Anda terjaga lebih lama.
     
  • Buat lebih nyaman. Atur suhu ruangan, seprai berbahan lembut, baju tidur favorit atau aroma terapi sebelum tidur. Intinya, apa saja yang membuat Anda lebih nyaman. Kedinginan atau kegerahan bisa jadi salah satu pemicu Anda Sulit Tidur. Ciptakan kondisi tidur yang paling pas untuk diri sendiri.
     
  • Batasi tidur siang. Wajar jika Anda merasa butuh power nap alias tidur siang. Tetapi pastikan jangan lebih dari 30 menit jika tidak ingin waktu tidur Anda di malam hari terganggu.
     
  • Libatkan kegiatan fisik. Olahraga - meskipun sebentar - namun jika dilakukan dengan teratur maka dapat membuat Anda tidur lebih cepat dan nyenyak. Namun jangan dilakukan menjelang jam tidur karena tubuh Anda akan terasa terlalu ‘segar’ untuk tidur.
     
  • Manajemen stres. Terlalu banyak pikiran atau hal yang harus dikerjakan keesokan harinya akan membuat Anda terbebani dan sulit tidur. Tenangkan pikiran Anda dengan menjadi orang yang lebih terorganisir dan bisa mengatur prioritas. Lakukan tugas-tugas Anda dengan lebih teratur dan rehatlah jika dibutuhkan. Tanpa Anda sadari, langkah-langkah sederhana ini dapat membuat stress berkurang.

ARTIKELTERKAIT

Tempo Scan Bantu Percepatan Penanganan COVID-19 di Kalimantan
06-August-2020

Tempo Scan Bantu Percepatan Penanganan COVID-19 di Kalimantan

Tempo Scan Group kembali memberikan bantuan berupa Alat Pelindung Diri, obat-obatan, vitamin, dan susu anak untuk percepatan penanganan COVID-19 di .... read more
Tips Mengatasi Sakit Kepala Tegang Mencengkeram Agar Aktivitas Menjadi Kembali Nyaman
25-June-2020

Tips Mengatasi Sakit Kepala Tegang Mencengkeram Agar Aktivitas Menjadi Kembali Nyaman

Mengatasi sakit kepala tegang mencengkeram adalah hal penting yang harus diketahui oleh semua orang, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas .... read more
Sakit Kepala Sebelah Kiri Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?
18-June-2020

Sakit Kepala Sebelah Kiri Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?

Penyebabnya pun bisa berasal dari beberapa faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis yang lebih serius. Kira-kira apa saja, .... read more