Bolak-balik mengalami sakit kepala memang menyebalkan dan bisa mengganggu aktivitas. Munculnya pun seringkali secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebab pastinya. Mungkin tanpa disadari, Anda mengalami salah satu (atau lebih), faktor pemicu sakit kepala berikut ini.

Kecemasan

Stres dan rasa khawatir bisa membebani pikiran Anda, bahkan tak jarang berujung dengan sakit kepala. Coba tarik napas, bersantai sejenak, dan lakukan hal yang bisa menenangkan Anda seperti melakukan hobi atau jalan-jalan.

Paparan Cahaya

Cahaya terang dari layar komputer, ponsel, cahaya matahari, juga lampu ruangan di atas kepala Anda bisa mengakibatkan sakit kepala. Saat bekerja, istirahatkan mata Anda secara berkala (dengan memejamkan mata sejenak). Selain itu, jika Anda tidak nyaman tidur dengan lampu dimatikan, sebaiknya gunakan lampu meja dengan cahaya redup.

Suara berisik

Selain nyaring, suara yang berulang-ulang  juga bisa bikin sakit kepala. Coba gunakan headphones atau dengarkan lagu dengan irama yang menenangkan.

Pola makan dan tidur

Jangan lewatkan jam makan Anda dan tidurlah dengan cukup (tidak terlalu banyak atau kurang). Saat tidur jangan tidur dengan posisi yang aneh seperti menekuk tubuh khususnya jika ruang tidur Anda dingin. Hal ini bisa membuat otot Anda jenuh.

Obat-obatan

Beberapa obat resep mungkin berpotensi memicu sakit kepala. Jika Anda melihat adanya perubahan atau peningkatan frekuensi sakit kepala bicarakan dengan dokter Anda.

Aktivitas fisik

Olahraga itu baik, tetapi jangan terlalu ambisius. Khususnya jika sebelumnya Anda bukan orang yang terbiasa berolahraga. Mulai saja perlahan-lahan. Berusaha terlalu kerasa dapat menyebabkan sakit kepala berlebihan akibat pembengkakan pembuluh darah di kepala, leher dan kulit kepala Anda.

Kurang gerak

Meskipun olahraga berlebihan itu tidak baik, tetapi bukan berarti bermalas-malasan dibenarkan. Konsultasikan pada dokter olahraga yang sesuai untuk Anda dan frekuensi yang cocok. Olahraga teratur dapat memperlancar peredaran darah sehingga sakit kepala bisa dihindari.

Postur tubuh

Duduklah tegak untuk menjaga agar aliran darah tetap lancar. Bergeraklah secara berkala jika Anda menghabiskan waktu lama duduk membungkuk di atas meja.

Hormon

Menurunnya kadar estrogen seperti saat sebelum periode menstruasi (PMS), kemungkinan Anda sakit kepala lebih besar.

Salah makan

Makanan dan minuman kerap melepaskan neurotransmiter (senyawa di otak yang memberikan sinyal atau perintah untuk bagian-bagian tubuh yang lain) yang dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang. Pemicunya antara lain adalah cokelat, alkohol, keju, dan banyak lagi.

Apapun penyebab sakit kepala Anda, segera redakan dengan bodrex untuk mengatasi sakit kepala dan demam. Kandungan paracetamol-nya berfungsi sebagai analgesik yang mampu meredakan rasa sakit kepala, sekaligus bekerja sebagai antipiretik untuk turunkan demam. bodrex dapat diminum sebelum makan dan redakan sakit kepala dengan cepat.

ARTIKELTERKAIT

Makanan Pereda Flu dan Batuk, Mana Favorit Anda?
26-February-2020

Makanan Pereda Flu dan Batuk, Mana Favorit Anda?

Oleh karena itu, simak beberapa rekomendasi makanan pereda flu dan batuk yang bisa Anda konsumsi berikut ini. .... read more
Bagaimana Menangani Sakit Flu dan Batuk Tanpa Kantuk Saat Bekerja di Rumah
17-March-2020

Bagaimana Menangani Sakit Flu dan Batuk Tanpa Kantuk Saat Bekerja di Rumah

Lalu, bagaimana cara mengatasi sakit flu dan batuk tanpa menimbulkan kantuk saat beraktivitas, terutama bekerja di rumah saat menghadapi .... read more
Penting Disimak, Ini Dia Gejala dan Pengobatan Flu dan Batuk di Cuaca yang Tidak Menentu
10-March-2020

Penting Disimak, Ini Dia Gejala dan Pengobatan Flu dan Batuk di Cuaca yang Tidak Menentu

Oleh karena itu, simak penjelasan mengenai gejala dan pengobatan flu dan batuk di cuaca yang tidak menentu berikut ini. .... read more