Anda pasti bersemangat menyambut datangnya bulan Ramadan. Menjalankan ibadah puasa di bulan istimewa ini benar-benar pengalaman yang selalu dinantikan dan membuat rindu. Namun di awal-awal puasa, banyak orang yang merasakan meningkatnya frekuensi sakit kepala. Sebenarnya, puasa sendiri normalnya tidak memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Namun berubahnya pola kebiasaan Anda selama puasa terkadang mengakibatkan efek sakit kepala. Ini dia alasannya:

Tekanan darah yang turun

Kurangnya asupan makanan selama berpuasa dapat menyebabkan tekanan darah turun. Hal ini baik untuk Anda yang memiliki tekanan darah tinggi. Namun jika selama ini tekanan darah Anda normal atau cenderung rendah, pastikan Anda benar-benar mengonsumsi nutrisi yang seimbang saat sahur dan berbuka untuk membuat tekanan darah tetap stabil.  

Turunnya kadar gula darah

Kadar gula darah turun bisa jadi berita baik untuk Anda yang memiliki risiko tinggi diabetes. Namun jika kurang asupan glukosa, otak juga tidak bisa bekerja dengan optimal. Akibatnya Anda jadi sering sakit kepala. Cegah dengan mengonsumsi makanan manis saat buka taupun sahur. Usahakan rasa manis tersebut alami, misalnya saja buah kurma atau buah-buahan lain, karena akan memberi energi pada Anda lebih lama.

Dehidrasi

Kurang cairan biasa dialami orang yang sedang berpuasa. Padahal hal ini dapat mengakibatkan sakit kepala serta menurunnya konsentrasi. Cara mengatasinya dengan konsisten mencukupi kebutuhan air minum sekitar 8 gelas per hari. Anda bisa membaginya pada saat sahur, berbuka, dan sebelum tidur agar perut tidak terasa kembung.

Kurang darah

Punya gejala anemia alias kurang darah? Saat berpuasa gejala ini bisa bertambah parah. Penting untuk Anda banyak mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah atau hati ayam. Ketika sahur dan berbuka. Pasalnya anemia dapat menyebakan sakit kepala bahkan membuat Anda pingsan.

Jika ingin puasa Anda lancar, terapkan pola makan yang seimbang selama berpuasa untuk m,engurangi risiko sakit kepala. Namun jika sakit kepala datang melanda, Anda bisa mengonsumsi bodrex. Kandungan paracetamol-nya berfungsi sebagai analgesik yang mampu meredakan rasa sakit kepala, sekaligus bekerja sebagai antipiretik untuk turunkan demam. Cocok diminum untuk Anda yang berpuasa karena bodrex dapat diminum sebelum makan sehingga aman dikonsumsi segera setelah berbuka. Menangkan harimu, menangkan Ramadanmu!

ARTIKELTERKAIT

Tempo Scan Home Delivery, Penuhi Kebutuhan Belanja Produk Tempo Scan Group #diRumahAja
20-May-2020

Tempo Scan Home Delivery, Penuhi Kebutuhan Belanja Produk Tempo Scan Group #diRumahAja

Pandemi COVID-19 telah memaksa kita semua untuk menjaga jarak dan melakukan berbagai aktivitas #dirumahaja. Namun,hal ini tidak berarti membuat Anda .... read more
Praktis, Ini Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi Saat #dirumahaja
13-May-2020

Praktis, Ini Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi Saat #dirumahaja

Oleh karena itu, jika sakit kepala mulai melanda akibat stress saat berada di rumah, ini dia solusi untuk meringankan rasa .... read more
Cara Seru Mencegah Penularan Covid-19 dan Mengurangi Rasa Panik saat Pandemi
09-May-2020

Cara Seru Mencegah Penularan Covid-19 dan Mengurangi Rasa Panik saat Pandemi

Namun, ternyata masih ada cara seru mencegah penularan covid-19 dan mengurangi rasa panik yang bisa Anda lakukan meski #dirumahaja, lho. .... read more