Mengalami sakit kepala yang sering berulang, bisa menjadi kendala saat menjalani aktivitas sehari-hari. Apalagi jika berulang dengan intensitas yang yg cukup sering. Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa hal ini sering terjadi? Itu sebabnya, Anda perlu memahami  pemicu-pemicu sakit kepala sering berulang.

Postur tubuh buruk

Mungkin ketika Anda mengalami sakit kepala, yang terlintas adalah terjadi sesuatu di dalam kepala Anda. Nyatanya tidak selalu demikian. Sakit yang timbul di kepala, khususnya di bagian belakang, bisa saja dikarenakan postur tubuh yang buruk. Kebanyakan orang memiliki bentuk postur tulang belakang agak membungkuk menyerupai huruf C. Semakin tulang belakang berbentuk C "besar"(lihat gambar ketiga), maka risiko pun semakin tinggi untuk menyebabkan kompresi organ internal tubuh sehingga pada gilirannya membatasi sirkulasi dan transportasi nutrisi.

Bentuk tulang belakang ini kemungkinan besar dibentuk oleh kebiasaan sehari-hari; terlalu banyak duduk, latihan-latihan berbasis fleksi (berlari, duduk, bench press, dll.), dan lain sebagainya. Posisi ini memberikan dampak buruk. Salah satunya menurunkan kapasitas paru-paru Anda hingga 30% - sehingga otak Anda kekurangan oksigen dan dapat menjadi awal timbulnya sakit kepala Anda.

Kurang atau tidak bergerak

Ketika orang memiliki postur tubuh yang salah, penyebab utamanya seringkali orang tersebut kurang atau tidak bergerak sama sekali dalam waktu yang lama. Sebagai hasilnya, otot-otot di bagian belakang tubuh Anda terasa semakin kaku.Hasilnya adalah ketegangan yang konstan di seluruh leher Anda sehingga timbul sakit kepala yang kerap berulang.

Kekurangan elektrolit

Kekurangan cairan atau dehidrasi, memang salah satu penyebab sakit kepala yang paling umum. Minum air lebih banyak adalah satu cara untuk mengatasinya. Namun, minum air saja tidak cukup. Cairan dalam tubuh kita bukan air murni, melainkan campuran kandungan mineral, garam, dan elektrolit yang berbeda yang diperlukan untuk dan digunakan selama kontraksi otot, perbaikan tulang, impuls saraf, pencernaan, berpikir dan berkonsentrasi. Tubuh manusia memiliki tiga elektrolit utama; Sodium (garam), Kalium dan Magnesium yang perlu diseimbangkan satu sama lain untuk mencegah dehidrasi kronis dan penyakit yang terkait.

Makanan dan minuman mengandung kalium yang dapat Anda coba:

  • Bayam (1 cangkir) - 838mg
  • Lentil (1 cangkir) - 730mg
  • Air kelapa (200ml) - 500mg
  • 1 Alpukat besar - 485mg
  • 1 Pisang - 358mg

Makanan dan minuman mengandung magnesium yang dapat Anda coba:

  • Kakao mentah - 519 mg
  • Wijen - 351mg
  • Chia seeds - 335mg
  • Mete - 292mg
  • Almond - 268 mg

Sedangkan kebutuhan sodium (garam) pada banyak orang umumnya tercukupi dengan baik, hanya saja, Anda perlu memastikan bahwa garam tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Dengan memperbaiki 3 hal di atas, idealnya sakit kepala yang Anda alami dapat teratasi dengan lebih baik—paling tidak jika Anda menerapkannya dengan penuh komitmen, frekuensi sakit kepala Anda dapat berkurang.

Namun jika sakit kepala belakang yang mencengkeram mendadak muncul dan mengganggu aktivitas Anda, segerakan minum bodrex Extra. Kandungan paracetamol dan ibuprofennya, mampu meredakan sakit kepala mencengkram dengan efektif sekaligus tidak menyebabkan kantuk.



Sumber artikel dan foto: joedavis.com.au

ARTIKELTERKAIT

Kurangi Konsumsi Makanan ini Jika Anda Sering Sakit Kepala
26-October-2019

Kurangi Konsumsi Makanan ini Jika Anda Sering Sakit Kepala

faktanya ada beberapa jenis makanan yang dapat memicu bahkan memperburuk sakit kepala Anda. Itu sebabnya Anda perlu menghindari atau membatasi .... read more
Sering Sakit Kepala? Ganti Sarapan Anda dengan 4 Menu Ini
25-October-2019

Sering Sakit Kepala? Ganti Sarapan Anda dengan 4 Menu Ini

Berikut ini adalah rekomendasi menu sarapan yang sehat sekaligus aman dikonsumsi oleh para penderita sakit kepala. Apa saja ya? .... read more
Penyebab Sering Sakit Kepala Pada Anak Muda
24-October-2019

Penyebab Sering Sakit Kepala Pada Anak Muda

tiga faktor penyebab sakit kepala pada anak muda adalah kurang tidur, kurang berolahraga, dan terlalu lama screen time dengan .... read more