Cara Menyembuhkan Sakit Kepala Agar WFH Saat Ramadan Tetap Nyaman

Cara Menyembuhkan Sakit Kepala Agar WFH Saat Ramadan Tetap Nyaman

Banyaknya pekerjaan, kurangnya sosialisasi dengan lingkungan luar, terlalu lama menatap layar komputer, dan pengaturan cahaya yang kurang tepat saat bekerja di rumah atau WFH seringkali menjadi alasan mengapa seseorang lebih mudah mengalami sakit kepala. Hal ini muncul akibat otot yang tegang dalam waktu yang cukup lama dan berulang. Jika sudah begini, tentu aktivitas sehari-hari dan puasa menjadi terganggu. Untuk mengatasi keluhan ini, simak beberapa cara menyembuhkan sakit kepala agar WFH tetap nyaman selama Ramadan.

Mengurangi Aktivitas di Depan Layar Komputer

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan jika sakit kepala melanda saat bekerja di rumah adalah dengan menghentikan aktivitas di depan layar untuk beberapa saat. Manfaatkan waktu untuk menghirup udara segar agar sirkulasi oksigen ke otak berjalan dengan lancar. Anda juga bisa memijit bagian pelipis, pundak, dan leher secara perlahan untuk meringankan rasa sakit di kepala. Setelah itu, Anda bisa kembali melanjutkan bekerja tentunya dengan mengatur pencahayaan layar agar tidak membuat otot mata bekerja secara berlebihan, sehingga tidak membuat sakit kepala menjadi lebih parah.

Melakukan Gerakan Peregangan

Cara menyembuhkan sakit kepala selanjutnya adalah dengan melakukan gerakan peregangan yang merupakan bagian dari yoga, yaitu gerakan untuk membantu melancarkan aliran darah dan oksigen ke otak dan tubuh bagian atas. Berikut ini beberapa gerakan yang bisa Anda lakukan di rumah.

  • Seated forward bend, yaitu duduk di lantai dengan meluruskan kedua kaki ke depan. Setelah itu mendorong tubuh ke depan secara perlahan dan usahakan agar jari tangan menyentuh jari kaki dengan posisi lutut tetap lurus tidak menekuk. Tujuan dari posisi ini adalah untuk membantu melancarkan aliran darah ke jantung agar dapat memompa oksigen ke otak dan tubuh bagian atas dengan baik.
  • Child’s pose, yaitu duduk bersimpuh dengan menekuk kedua kaki, kemudian menekuk tubuh (posisi membungkuk dengan kening menempel lantai atau matras) dengan kedua tangan lurus ke depan sejauh mungkin, posisi telapak tangan menghadap ke bawah. Posisi ini bertujuan untu membalikkan gaya gravitasi ke arah atas, sehingga mendorong oksigen lebih banyak ke bagian leher, bahu, dan punggung untuk membantu mengatasi sakit kepala selama #dirumahaja.
  • Berbaring di lantai dan menaikkan kedua kaki ke dinding. Tujuannya adalah untuk membalikkan gaya gravitasi agar aliran darah ke otak menjadi lebih lancar. Dengan begini, asupan oksigen ke kepala menjadi lancar sehingga bisa meredakan sakit kepala.
  • Posisi berbaring dengan memeluk kedua kaki yang ditekuk sampai dada dan menahannya selama 30 hingga 60 detik untuk meregangkan otot punggung dan melancarkan peredaran darah ke otak.

Anda bisa melakukan kedua gerakan ini selama 15 detik sebanyak tiga kali pengulangan untuk mendapatkan hasil terbaik.

Istirahat Cukup

Sakit kepala umumnya terjadi karena seseorang memiliki waktu tidur yang kurang di malam hari, terutama saat bulan puasa di mana Anda harus bangun untuk sahur dan mulai bekerja di pagi harinya. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan istirahat dengan menghindari begadang untuk menyelesaikan pekerjaan. Usahakan untuk mendapatkan waktu istirahat selama enam jam setiap malam sebelum waktu sahur tiba agar badan tetap fit dan bisa beraktivitas tanpa sakit kepala.

Minum Obat

Solusi cepat dan efektif lain untuk meringankan sakit kepala adalah dengan minum obat yang mengandung Paracetamol di dalamnya ampuh bekerja meringankan sakit kepala serta berperan sebagai antipiretik untuk menurunkan demam.

 

Source: Hello Sehat