Migrain, memang seringkali terjadi secara tiba-tiba. Namun jika Anda termaasuk yang sering mengalami migrain. Mungkin Anda sudah bisa mengenali tahapan-tahapan migrain berikut ini.

Tahap 1: Prodromal (early warning)
60% orang yang mengalami migrain akan merasakan gejala prodromal beberapa jam hingga dua hari sebelumnya. Gejala yang Anda alami di anataranya merasa cemas, energi yang meledak-ledak, lekas marah, sulit konsentrasi, mengidam makanan, sensitif terhadap bau dan kebisingan, kelelahan, dan sering menguap

Tahap 2: Aura Phase (pre-migraine)
Gejala ini dialami oleh sekitar 20% penderita migrain. Namun gejala ini tidak selalu muncul tiap kali migrain akan terjadi. Biasanya terjadi sekitar satu jam sebelum serangan sakit kepala. Anda akan mengalami perubahan visi sehingga penglihatan Anda seolah berkedip-kedip dan sulit fokus. Anda juga akan merasakan sensasi di kulit seperti mati rasa di bagian kaki, 'kesemutan' di bagian wajah atau tangan, kesulitan bicara, menulis, memahami kata-kata (dikarenakan sulit fokus), dan otot terasa lebih lemah.

Tahap 3: Attack Phase (during headache)
Ini adalah tahapan di mana migrain benar-benar menyerang Anda. Rasa sakitnya bisa sangat mengganggu bahkan tak tertahankan jika Anda tidak menanganinya dengan tepat. Kepala Anda akan terasa berdenyut atau nyeri mulai dari yang ringan sampai berat. Migrain biasanya hanya terjadi di satu sisi, namun bisa juga berpindah dari satu sisi ke sisi yang lainnya. Anda merasa lebih sensitif terhadap cahaya, suara dan kadang-kadang bau hingga membuat Anda mual dan muntah. Penglihatan kabur dan bahkan lebih parahnya lagi, Anda mungkin saja pingsan.

Pada tahap ini segera redakan migrain dengan bodrex Migra. Kandungan paracetamol, propifenazon, dan kofein di dalam bodrex Migra dapat redakan sakit kepala berdenyut-denyut dengan segera. Setengah konsentrasimu yang hilang pun segera kembali, aktivitasmu kembali lancar.

Tahap 4: Postdrome Phase (After Headache)
Tahapan terakhir ini muncul sesaat setelah sakit kepala Anda mereda dan bisa berlangsung hingga beberapa hari. Meski sakit kepala Anda sudah mereda, mungkin Anda masih merasakan sisa-sisa migrain seperti kelelahan yang ekstrim, lesu, bingung, mudah marah, kepala terasa sakit jika bergerak terlalu cepat atau membungkuk. Lanjutkan dengan beristirahat dan menghindari sebab-sebab pemicu migrain.

ARTIKELTERKAIT

Tips Mengatasi Sakit Kepala Tegang Mencengkeram Agar Aktivitas Menjadi Kembali Nyaman
25-June-2020

Tips Mengatasi Sakit Kepala Tegang Mencengkeram Agar Aktivitas Menjadi Kembali Nyaman

Mengatasi sakit kepala tegang mencengkeram adalah hal penting yang harus diketahui oleh semua orang, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas .... read more
Sakit Kepala Sebelah Kiri Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?
18-June-2020

Sakit Kepala Sebelah Kiri Saat Bangun Tidur, Apa Penyebabnya?

Penyebabnya pun bisa berasal dari beberapa faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis yang lebih serius. Kira-kira apa saja, .... read more
Penyebab Migrain Berkepanjangan, Berbahayakah?
30-June-2020

Penyebab Migrain Berkepanjangan, Berbahayakah?

Untuk keluhan migrain yang sudah parah biasanya juga disertai gejala lain, seperti mual, muntah, sensitif terhadap cahaya serta dan suara, .... read more