Sakit Kepala Karena Masuk Angin? Ini Tips Mudah yang Wajib Kamu Coba

Sakit Kepala Karena Masuk Angin? Ini Tips Mudah yang Wajib Kamu Coba

Sakit kepala karena masuk angin sering dialami banyak orang Indonesia. Kondisi ini biasanya disertai badan pegal, meriang, perut tidak nyaman, hingga tubuh terasa lemas sehingga aktivitas sehari-hari menjadi terganggu. Meski bukan istilah medis resmi, keluhan “masuk angin” memang sering membuat aktivitas sehari-hari terasa terganggu, terutama ketika sakit kepala mulai muncul dan membuat tubuh terasa makin tidak nyaman.

Sakit kepala akibat masuk angin umumnya bukan kondisi serius, tetapi tetap perlu diperhatikan dan ditangani dengan tepat agar tidak berlarut-larut. Berikut penjelasan dan tipsnya!



Apa Itu “Masuk Angin” dalam Perspektif Medis?

Dalam dunia medis, “masuk angin” sebenarnya bukan diagnosis penyakit tertentu. Istilah ini lebih sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan kumpulan gejala seperti badan pegal, perut kembung, mual, meriang, hingga sakit kepala yang biasanya berkaitan dengan kelelahan, infeksi ringan, atau penurunan kondisi tubuh.

Menurut penjelasan dalam jurnal American Family Physician, sakit kepala dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk kurang istirahat, dehidrasi, stres fisik, maupun infeksi virus ringan yang memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Kondisi-kondisi inilah yang sering diasosiasikan masyarakat sebagai “masuk angin”.


Kenapa Masuk Angin Bisa Menyebabkan Sakit Kepala?

Saat tubuh kelelahan atau kurang fit, sistem imun dapat menurun sehingga tubuh lebih sensitif terhadap perubahan kondisi lingkungan. Selain itu, telat makan, kurang tidur, dan dehidrasi juga bisa memicu sakit kepala.

Sebuah studi dalam jurnal Nutrients tahun 2020 menyebutkan bahwa dehidrasi ringan saja dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, dan memicu keluhan sakit kepala. Hal ini menjelaskan kenapa seseorang sering merasa pusing atau nyeri kepala setelah terlalu lama beraktivitas tanpa cukup minum.

Selain itu, tubuh yang sedang tidak fit biasanya mengalami ketegangan otot, sehingga bisa memicu sakit kepala.


Gejala yang Sering Menyertai

Sakit kepala karena masuk angin biasanya tidak datang sendirian. Ada beberapa keluhan lain yang cukup sering muncul bersamaan, seperti:

  • Badan terasa pegal dan tidak nyaman
  • Perut kembung atau sering sendawa
  • Merasa meriang meski tidak demam tinggi
  • Mual atau nafsu makan menurun
  • Tubuh terasa lemas dan mudah lelah

Jika gejala masih ringan, kondisi ini umumnya bisa membaik dengan istirahat cukup dan menjaga asupan cairan tubuh. Namun terkadang, gejala yang muncul lebih dari satu dan tidak langsung hilang. Itu sebabnya masuk angin perlu ditangani secara komprehensif.



Cara Meredakan Sakit Kepala karena Masuk Angin

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan sakit kepala akibat masuk angin, antara lain:

1. Perbanyak Istirahat

Tidur cukup membantu tubuh memulihkan energi dan mendukung sistem imun bekerja lebih optimal.

2. Minum Air yang Cukup

Pastikan tubuh tetap terhidrasi, terutama jika sebelumnya banyak berkeringat atau kurang minum selama beraktivitas.

3. Konsumsi Makanan Hangat

Sup hangat, teh hangat, atau makanan berkuah dapat membantu tubuh terasa lebih nyaman.

4. Hindari Begadang dan Aktivitas Berat

Tubuh yang sedang tidak fit membutuhkan waktu pemulihan. Kurangi aktivitas berlebihan agar sakit kepala tidak semakin parah.

5. Konsumsi Obat Pereda Sakit Kepala

Bila sakit kepala mulai mengganggu aktivitas, pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi obat pereda sakit kepala sesuai aturan pakai. Obat pereda nyeri dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman sehingga tubuh bisa beristirahat lebih optimal.

Menjaga pola hidup sehat, cukup tidur, dan tidak memaksakan tubuh saat lelah juga penting untuk membantu mencegah keluhan masuk angin dan sakit kepala datang kembali.


Artikel Lainnya: Ketahui 6 Gejala yang Bikin Mood Swing Saat PMS, Salah Satunya Sakit Kepala Sebelum Haid!



FAQ


1. Kenapa masuk angin sering disertai sakit kepala?

Sakit kepala dapat muncul karena tubuh kelelahan, kurang tidur, dehidrasi, atau daya tahan tubuh yang menurun sehingga tubuh menjadi lebih sensitif terhadap rasa nyeri.

2. Apa saja gejala masuk angin selain sakit kepala?

Gejala yang sering muncul antara lain badan pegal, perut kembung, mual, meriang, mudah lelah, hingga nafsu makan menurun.

3. Bagaimana cara cepat meredakan sakit kepala karena masuk angin?

Istirahat cukup, minum air putih, konsumsi makanan hangat, dan mengonsumsi obat pereda sakit kepala sesuai aturan pakai dapat membantu meredakan keluhan.

 

Daftar Pustaka

  1. Burch R. “Tension-Type Headache.” American Family Physician. 2021.
  2. Masento NA, et al. “Effects of Hydration Status on Cognitive Performance and Mood.” Nutrients. 2020.