Hindari Konsumsi Ini Saat Berbuka Puasa Agar Tidak Sakit Kepala

Hindari Konsumsi Ini Saat Berbuka Puasa Agar Tidak Sakit Kepala

Berburu takjil adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim setiap hari selama bulan Ramadan. Namun, seringkali kita terlalu bersemangat sehingga ‘lapar mata’ dalam menyiapkan takjil, tanpa memperhatikan aspek kesehatan. Padahal, beberapa jenis makanan dan minuman dapat menyebabkan sakit kepala atau migrain setelah berbuka puasa. Untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan selama bulan Ramadan, ada beberapa jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa. Berikut adalah beberapa di antaranya:


1. Makanan Asin dan Gorengan Berlemak

Makanan yang tinggi garam dan lemak jenuh seperti keripik kentang, gorengan, dan makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko dehidrasi setelah berbuka puasa. Konsumsi makanan-makanan ini bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah dan sakit kepala. Sebagai gantinya, pilihlah takjil yang tidak diolah dengan cara digoreng, misalnya dimsum dan arem-arem.


2. Minuman bersoda 

Minuman soda mengandung banyak gula dan bahan tambahan kimia yang dapat mengganggu keseimbangan gula darah dan menyebabkan sakit kepala. Hindari minuman bersoda saat berbuka puasa. Sebagai alternatif, minumlah air mineral, air kelapa, atau jus buah alami yang tidak mengandung pemanis tambahan.


Baca Juga: Bagaimana Anjuran Minum Obat Sakit Kepala Saat Puasa?


3. Makanan dengan Kandungan Gula Tinggi

Makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi seperti permen, kue manis, dan minuman kemasan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti dengan penurunan tajam. Hal ini dapat menyebabkan gejala hipoglikemia, termasuk sakit kepala, keringat dingin, dan gemetar. Sebagai alternatif, pilihlah takjil yang mengandung gula alami seperti buah-buahan segar atau yogurt rendah lemak.


4. Makanan Pedas Berlebihan

Makanan pedas dalam jumlah yang berlebihan dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan gangguan pencernaan sehingga perut terasa mulas. Bahkan tak jarang gangguan pencernaan tersebut sampai memberi dampak sakit kepala. Itu sebabnya, hindari dulu makanan yang terlalu pedas saat berbuka puasa.


Dengan menghindari konsumsi makanan dan minuman yang dapat menyebabkan sakit kepala, Anda dapat menikmati berbuka puasa dengan nyaman dan menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan. Selalu ingat untuk mengonsumsi makanan sehat dan seimbang serta minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa!


Artikel Lainnya: Mengapa Aroma yang Menyengat dapat Memicu Sakit Kepala?