Sering Bersin Karena Kedinginan di Kantor? Ini Cara Mengatasi Gejala Pilek karena Alergi Dingin

Sering Bersin Karena Kedinginan di Kantor? Ini Cara Mengatasi Gejala Pilek karena Alergi Dingin

Setiap pagi, Anda mungkin datang ke kantor dengan semangat, tapi baru duduk sebentar di ruangan ber-AC, hidung mulai gatal, bersin berkali-kali, dan hidung pun terasa tersumbat. Tak lama kemudian, Anda merasa seperti terkena pilek ringan—padahal tidak sedang flu. Jika hal ini sering terjadi, bisa jadi Anda mengalami pilek karena alergi dingin, terutama terhadap udara dari pendingin ruangan (AC).

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan bekerja, tetapi juga bisa mengurangi produktivitas. Lantas, bagaimana cara mengatasinya?


Kenapa AC Kantor Bisa Memicu Alergi?

1. Suhu yang terlalu rendah: Tubuh yang sensitif terhadap perubahan suhu bisa langsung bereaksi terhadap udara dingin.

2. Debu dan alergen yang terperangkap: Filter AC yang jarang dibersihkan dapat menyebarkan debu, jamur, dan tungau ke udara.

3. Sirkulasi udara yang buruk: Ruangan tertutup tanpa ventilasi alami membuat alergen menumpuk dan terhirup terus-menerus.



Cara Mengatasi Gejala Pilek karena Alergi Dingin

Jika Anda rentan mengalami bersin-bersin atau pilek setiap kali berada di ruangan ber-AC, berikut beberapa cara yang bisa membantu menguranginya:


1. Gunakan Masker Ringan di Dalam Ruangan

Menggunakan masker dapat menyaring udara yang masuk dan mengurangi paparan langsung terhadap udara dingin maupun alergen. Pilih masker berbahan lembut yang nyaman untuk pemakaian dalam waktu lama.

2. Atur Suhu AC

Idealnya, suhu AC ruangan kerja tidak lebih rendah dari 24°C. Jika memungkinkan, komunikasikan dengan rekan kerja atau bagian fasilitas kantor untuk menyesuaikan suhu ruangan agar tetap nyaman tanpa terlalu dingin.

3. Gunakan Pelembap Udara (Humidifier)

Udara dari AC cenderung kering dan bisa memperparah iritasi di saluran pernapasan. Menggunakan humidifier di meja kerja Anda dapat membantu menjaga kelembapan udara di sekitar agar tetap nyaman dihirup.

4. Minum Air Hangat Secara Teratur

Air hangat membantu menenangkan saluran pernapasan dan mengurangi iritasi. Bawalah tumbler berisi air hangat ke meja kerja dan minum sedikit demi sedikit sepanjang hari.

5. Jaga Kebersihan Area Kerja

Pastikan meja kerja Anda bebas dari debu dan partikel kecil yang bisa menjadi pemicu alergi. Bersihkan secara berkala dengan lap basah dan hindari menyimpan banyak barang yang bisa menjadi sarang debu.

6. Coba Terapi Paparan Bertahap

Bagi sebagian orang, tubuh bisa dilatih untuk lebih toleran terhadap udara dingin melalui paparan bertahap. Misalnya, dengan menghindari perubahan suhu ekstrem secara mendadak dan menyesuaikan pakaian dengan kondisi ruangan.

7. Konsumsi Obat Pereda Pilek Alergi 

Jika gejala bersin dan pilek terus berulang, Anda bisa mengonsumsi pereda pilek alergi. Jangan mencoba meredakannya dengan mengonsumsi obat flu biasa, karena alergi dan flu memiliki penyebab yang berbeda, sekalipun gejalanya mirip.


Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Jika gejala tidak membaik setelah mencoba beberapa cara di atas, atau jika Anda mulai mengalami:

Sesak napas berat

Mengi (napas berbunyi)

Gejala berlangsung lebih dari 2 minggu tanpa perbaikan

Segera konsultasikan ke dokter, terutama spesialis THT atau alergi-imunologi. Dokter bisa membantu menentukan penyebab pasti dan memberikan pengobatan atau terapi yang lebih tepat.

Alergi dingin bukan kondisi berbahaya, tetapi bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama jika Anda bekerja di lingkungan ber-AC sepanjang hari. Dengan mengenali gejala, mengetahui pemicunya, dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat, Anda bisa kembali bekerja dengan nyaman tanpa harus bersin-bersin sepanjang hari.


Artikel Lainnya: Berapa Lama Normalnya Kita Terkena Flu? Ketahui Fase dan Cara mempercepat Pemulihannya