Pantai memang jadi pilihan destinasi liburan favorit banyak orang. Selain terasa segar, udara laut ternyata punya beberapa dampak positif untuk kesehatan. Apakah hal ini benar?

Menurut Prof. dr. Faisal Yunus, PhD, SpP(K), presiden kongres Asian Pacific Society of Respirology, udara pantai yang bersih memang sangat baik untuk memberikan suplai oksigen yang berkualitas.

Seperti dilansir dari sebuah artikel yang diterbitkan oleh Wall Street Journal, President of the American Thoracic Society, Dr. Thomas W. Ferkol menyebutkan bahwa sebuah penelitian yang dilakukan di Australia melihat dampak udara laut pada para peselancar yang menderita fibriosis  kistik. Penyakit fibrosis kistik adalah penyakit genetika yang menyebabkan lendir-lendir di dalam tubuh menjadi kental dan lengket, sehingga menyumbat saluran-saluran di dalam tubuh.

Selama 48 minggu, para peselancar tersebut dipantau dan menghasilkan beberapa bukti bahwa udara garam membantu membersihkan paru-paru pasien. Tidak hanya itu, namun pasien juga menunjukkan kebutuhan terhadap antibiotik tertentu berkurang.

Suhu udara pantai yang normal dan tidak sedingin di gunung juga dinilai jadi salah satu alasan mengapa udara pantai lebih disarankan bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan.

Studi lain menemukan bahwa udara laut memiliki kualitas terapeutik (efek terapi) yang bisa membantu pasien penyakit paru-paru juga. Studi tersebut menguji pasien dengan berbagai penyakit paru-paru untuk melihat apakah ada peningkatan gejala yang umum. Ternyata ada persamaan di antara para pasien setelah menghirup udara laut, di antaranya : lendir menipis, fungsi paru membaik, batuk berkurang, dan tekanan sinus pun menurun.

Suhu udara pantai yang normal dan tidak sedingin di gunung juga dinilai jadi salah satu alasan mengapa udara pantai lebih disarankan bagi mereka yang memiliki masalah pernapasan.

Bahkan secara umum, sebuah studi di Inggris menunjukkan orang yang tinggal lebih dekat dengan pantai ternyata memiliki laporan Kesehatan yang lebih bagus dibanding mereka yang tinggal 48 km dari laut.

Hal penelitian tersebut membuktikan bahwa menghirup udara laut ternyata punya manfaat kesehatan lebih dari yang kita bayangkan. Bukan hanya ‘menghirup udara segar’, tetapi juga memberi manfaat kesehatan langsung jika dilakukan secara teratur. Jadi, jangan ragu lagi untuk berlibur ke daerah laut ya!

ARTIKELTERKAIT

Tempo Scan Home Delivery, Penuhi Kebutuhan Belanja Produk Tempo Scan Group #diRumahAja
20-May-2020

Tempo Scan Home Delivery, Penuhi Kebutuhan Belanja Produk Tempo Scan Group #diRumahAja

Pandemi COVID-19 telah memaksa kita semua untuk menjaga jarak dan melakukan berbagai aktivitas #dirumahaja. Namun,hal ini tidak berarti membuat Anda .... read more
Praktis, Ini Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi Saat #dirumahaja
13-May-2020

Praktis, Ini Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi Saat #dirumahaja

Oleh karena itu, jika sakit kepala mulai melanda akibat stress saat berada di rumah, ini dia solusi untuk meringankan rasa .... read more
Cara Seru Mencegah Penularan Covid-19 dan Mengurangi Rasa Panik saat Pandemi
09-May-2020

Cara Seru Mencegah Penularan Covid-19 dan Mengurangi Rasa Panik saat Pandemi

Namun, ternyata masih ada cara seru mencegah penularan covid-19 dan mengurangi rasa panik yang bisa Anda lakukan meski #dirumahaja, lho. .... read more