Vaksin Flu, Perlukah?

Vaksin Flu, Perlukah?

Flu memang sering dianggap penyakit ringan. Padahal pada mereka yang daya tahan tubuhnya rendah penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi yang lumayan serius bahkan tidak jarang menyebabkan kematian. Virus flu juga kerap berevolusi. Ingat dong kasus flu burung, flu babi, dan kasus MERS-CoV?

Vaksin flu idealnya dilakukan setahun sekali. Setiap vaksin yang disuntikkan akan membantu daya tahan tubuh dalam menangkal virus influenza jenis tertentu. Vaksin flu sendiri diperbarui setiap tahun untuk beradaptasi dengan perubahan pada virus flu yang berkembang dengan cepat. Itu sebabnya mengapa vaksin tahun lalu sudah tidak relevan lagi dengan virus yang sekarang beredar. Selain itu vaksin flu juga perlu diulang mengingat sistem imun tubuh juga cenderung menurun jika tidak dijaga dengan baik.

Vaksin sebaiknya diberikan pada mereka yang rentan terhadap komplikasi karena influenza temasuk ibu hamil, orang lanjut usia maupun anak-anak. Tetapi kalau memiliki alergi terhadap telur atau reaksi negatif terhadap vaksin flu sebelumnya sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Untuk mereka yang bepergian ke luar negeri melakukan vaksinasi flu juga sangat direkomendasikan, setidaknya lakukan suntik flu dua minggu sebelum tiba di lokasi tujuan. Mengapa? Setelah divaksin, tubuh memerlukan waktu sekitar dua minggu untuk membentuk antibodi yang akan membantu melindungi tubuh melawan infeksi virus. Untuk perlindungan diri akan lebih baik melakukan suntik flu sebelum musim pancaroba di mana flu sedang banyak-banyaknya menyebar. Seperti dilansir Mayo Clinic , vaksin flu dapat efektif mengurangi risiko rawat inap karena flu hingga 71% pada orang dewasa dan 74% pada anak-anak.

 

Foto: Shutterstock

Hit Enter to search or Esc to closeNav