Mengenal Fase Flu dan Batuk dalam 7 Hari dan Cara Mengatasinya di Setiap Fase

Mengenal Fase Flu dan Batuk dalam 7 Hari dan Cara Mengatasinya di Setiap Fase

Flu yang terjadi pada Anda mungkin terkesan ‘datang’ dengan tiba-tiba. Padahal, seperti juga penyakit lainnya yang disebabkan oleh virus, flu berkembang dari satu tahap ke tahap lain dari hari ke hari. Coba kenali fase-fase flu, dan langkah tepat apa yang bisa Anda lakukan pada setiap fase tersebut?

Sehari sebelum flu

Ini adalah hari sebelum gejala muncul. Hari ini Anda merasa baik-baik saja. Anda mungkin tetap beraktivitas seperti biasa, pergi ke kantor, mengurus si kecil di rumah, traveling, atau apapun melakukan apapun rencana Anda di hari tersebut. Namun meski gejala belum muncul, sebenarnya Anda sudah terjangkit dan dalam kondisi bisa menulari orang lain.

Yang bisa Anda lakukan di fase ini: Anda mungkin tidak menyadari bahwa Anda sudah terkena flu sehingga Anda belum mengambil langkah minum obat. Oleh karena itu Anda baiknya Anda selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi multivitamin secara rutin. Hal ini akan membantu memelihara daya tahan tubuh Anda agar lebih kuat setiap harinya.

Hari Flu ke-1

Hari ini, Anda terbangun dalam kondisi menderita. Gejala seperti demam, batuk, dan sakit tenggorokan mulai terasa.

Yang bisa Anda lakukan di fase ini: pada fase ini terkadang Anda belum yakin apakah Anda benar-benar mengalami flu dan batuk atau hanya batuk saja? Wajar jika Anda merasa tak pasti. Perbanyak minum air putih untuk menghindari dehidrasi dan meringankan tenggorokkan yang sakit.

Hari Flu ke-2

Ini adalah hari kedua Anda dengan flu, Anda mungkin telah terbangun sepanjang malam akibat bersin dan hidung yang ‘meler’. Anda mungkin merasa pusing, mata terasa panas hingga kelopak mata Anda terasa skait ketika dibuka. Anda juga masih mengalami demam ringan dan sulit untuk bangun dari tempat tidur.

Yang bisa Anda lakukan pada fase ini: sepertinya Anda sudah cukup yakin jika yang Anda alami benar-benar flu. Segera minum obat pereda flu seperti bodrex Flu dan Batuk PE.

Hari Flu ke-3

Pada hari ketiga Anda dengan gejala flu, Anda masih merasa lelah, tenggorokan Anda sakit dan Anda masih demam.

Yang bisa Anda lakukanpada fase ini: selama gejala belum membaik, teruskan pemberian obat pereda flu. Jika mungkin, beristirahatlah di rumah. Namun jika Anda tidak bisa meninggalkan pekerjaan atau kegiatan lainnya, gunakan masker agar tidak menulari orang sekitar.

Hari Flu ke-4

Pada hari keempat dengan flu, Demam Anda kemungkinan sudah turun dan Anda sudah merasa cukup sehat. Meski demikian gejala batuk biasanya bertahan lebih lama daripada flu itu sendiri.

Yang bisa Anda lakukan pada fase ini: Jadi tetaplah meminum obat dan usahakan tidak terlalu lelah saat beraktivitas.

Hari Flu ke-5

Pada hari ke lima infeksi flu Anda, Anda sudah merasa normal dan segar. Batuk mungkin masih tersisa, tapi tidak begitu parah.

Yang bisa Anda lakukan pada fase ini: Jika Anda masih mengalami gejala flu ringan seperti hidung tersumbat (meskipun tidak sepanjang waktu)  dan batuk sebaiknya tetap konsumsi obat. Hindari juga mengonsumsi makanan yang dapat memicu batuk—yang baru mulai membaik—menjadi kembali parah.

Hari Flu ke-6

Pada hari keenam Anda dengan flu, demam sudah hilang, hidung sudah tidak tersumbat, dan frekuensi batuk semakin jarang. Anda siap untuk beraktivitas lagi!

Yang bisa Anda lakukan pada fase ini: Andalah yang bisa mengenali kondisi diri Anda sendiri. Jika segalanya sudah membaik Anda boleh berhenti mengonsumsi obat selama obat tersebut bukanlah antibiotik yang perlu dihabiskan. Namun jika Anda merasa batuk masih cukup berat, tak ada salahnya meminum obat hingga gejalanya tuntas. Hindari berkegiatan terlalu lelah dan suhu udara yang terlalu dingin.

Hari Flu ke-7

Ketika Anda bangun pada hari ke tujuh, Anda merasa sehat. Idealnya Anda sudah sembuh dari flu dan batuk. Mungkin batuk ringan masih tersisa, tetapi selama tidak ada komplikasi, lambat laun batuk akan sembuh dengan sendirinya.

Yang bisa Anda lakukan pada fase ini: Bersabarlah dan jaga terus kondisi kesehatan Anda. Makanan hangat dan bergizi, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup akan membantu tubuh pulih lebih cepat.

Meski demikian gambaran fase di atas mungkin tak sepenuhnya tepat. Sebab tubuh setiap orang merespon virus dengan cara yang berbeda sesuai dengan daya tahan tubuh setiap orang. Anda mungkin bisa sembuh lebih cepat atau lebih lama—semua tergantung Anda. Yang pasti jangan sepelekan flu dan minumlah obat tang tepat.

Lantas bagaimana memilih obat Flu dan Batuk yang tepat? Hal terpenting dari memilih obat flu dan batuk adalah memastikan obat yang Anda pilih sesuai dengan keluhannya. Jika Flu disertai Batuk berdahak, Anda bisa mengonsumsi bodrex Flu dan Batuk Berdahak PE. Kombinasi paracetamol, phenylephrine, guaifenesin dan bromhexine, bekerja sebagai analgesik-antipiretik (pereda nyeri dan penurun panas), dekongestan (pelega hidung),  mukolitik (pengencer dahak), dan ekspektoran (pengeluaran dahak). Efektif mengeluarkan dahak dan mengatasi rasa gatal di tenggorokan.

Sedangkan jika Anda menderita Flu disertai Batuk tidak berdahak, pilih bodrex Flu dan Batuk PE. Formula paracetamol, phenylephrine, dextromethorphan, bekerja sinergis untuk meredakan gejala Flu seperti demam, hidung tersumbat dan bersin-bersin sekaligus mengatasi Batuk tidak berdahak, kering dan terasa serak di tenggorokan. bodrex Flu & Batuk PE bekerja sebagai analgesik-antipiretik (pereda nyeri dan penurun panas), dekongestan (pelega) hidung dan antitusif (penekan Batuk). Jangan sampai salah pilih!

Sumber: verywellhealth.com

Hit Enter to search or Esc to closeNav