Flu adalah penyakit yang umum dan siapapun dapat tertular. Meski demikian sebagian orang memiliki faktor risiko tertular lebih tinggi dibandingkan yang lainnya. Faktor apa saja yang meningkatkan risiko tertular flu? Simak penjelasan di bawah.

  1. Usia

Anak-anak di bawah usia 6 tahun lebih berisiko terkena pilek dan flu, terutama jika mereka berada di tempat daycare atau sekolah. Orang dewasa di atas 65 tahun - atau lansia, juga lebih rentan terhadap flu dan komplikasi terkait. Lantas bagaimana orang di usia produktif? Meskipun umumnya orang usia produktif berada dalam kondisi tubuh terbaiknya, namun banyaknya aktivitas yang mereka lakukan dan tempat yang mereka datangi setiap harinya juga membuat orang-orang usia produktif tertular virus flu.

  1. Musim

Virus flu cenderung lebih banyak beredar di musim hujan, tetapi Anda dapat terinfeksi kapan saja sepanjang tahun. Hal ini mungkin terjadi karena pada saat cuaca dingin, tubuh mudah dehidrasi, kedinginan, hingg masuk angin yang pada akhirnya turut memengaruhi daya tahan tubuh Anda hingga rentan tertular virus.

  1. Merokok

Perokok berat memiliki sistem pernapasan Anda lebih rentan terhadap virus flu dan komplikasi. Hal ini juga dapat memengaruhi sistem pernapasan perokok pasif. Berhati-hatilah jika Anda atau orang di sekitar Anda memiliki kebiasaan buruk ini.

  1. Kebersihan

Banyak orang menyepelekan faktor kebersihan. Padahal faktor satu inilah yang paling sering membuat Anda tertular virus. Kebanyakan orang merasa dirinya sudah cukup bersih, padahal belum tentu. Seperti Anda tahu kuman ada dimana-mana. Meja kerja, perabot rumah, telepon seluler, kendaraan umum, dan hampir segala hal lainnya. Meski tak bisa dilihat kasat mata, namun keberadaan kuman danu nyata dan akan menyebabkan Anda sakit jika Anda tidak mencuci tangan dengan rutin. Pastikan juga Anda mandi dengan bersih setelah beraktivitas di luar rumah agar risiko tertular virus flu dapat  diminimalisir.

Faktor-faktor di atas perlu Anda tangani dengan baik. Hentikan kebiasaan buruk Anda dan perhatikan kesehatan Anda dengan lebih baik. Jika tertular flu, segera atasi dengan minum bodrex Flu dan Batuk. Jika Flu disertai Batuk berdahak, Anda bisa mengonsumsi bodrex Flu dan Batuk Berdahak PE. Kombinasi paracetamol, phenylephrine, guaifenesin dan bromhexine, bekerja sebagai analgesik-antipiretik (pereda nyeri dan penurun panas), dekongestan (pelega hidung),  mukolitik (pengencer dahak), dan ekspektoran (pengeluaran dahak). Efektif mengeluarkan dahak dan mengatasi rasa gatal di tenggorokan.

Sedangkan jika Anda menderita Flu disertai Batuk tidak berdahak, pilih bodrex Flu dan Batuk PE. Formula paracetamol, phenylephrine, dextromethorphan, bekerja sinergis untuk meredakan gejala Flu seperti demam, hidung tersumbat dan bersin-bersin sekaligus mengatasi Batuk tidak berdahak, kering dan terasa serak di tenggorokan. bodrex Flu & Batuk PE bekerja sebagai analgesik-antipiretik (pereda nyeri dan penurun panas), dekongestan (pelega) hidung dan antitusif (penekan Batuk). Minum bodrexFlu dan Batuk PE tersedia dalam bentuk sirup dan kaplet, membantu Anda hadapi flu dengan efektif!

ARTIKELTERKAIT

Tempo Scan Home Delivery, Penuhi Kebutuhan Belanja Produk Tempo Scan Group #diRumahAja
20-May-2020

Tempo Scan Home Delivery, Penuhi Kebutuhan Belanja Produk Tempo Scan Group #diRumahAja

Pandemi COVID-19 telah memaksa kita semua untuk menjaga jarak dan melakukan berbagai aktivitas #dirumahaja. Namun,hal ini tidak berarti membuat Anda .... read more
Praktis, Ini Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi Saat #dirumahaja
13-May-2020

Praktis, Ini Obat Pereda Sakit Kepala dan Demam Tinggi Saat #dirumahaja

Oleh karena itu, jika sakit kepala mulai melanda akibat stress saat berada di rumah, ini dia solusi untuk meringankan rasa .... read more
Cara Seru Mencegah Penularan Covid-19 dan Mengurangi Rasa Panik saat Pandemi
09-May-2020

Cara Seru Mencegah Penularan Covid-19 dan Mengurangi Rasa Panik saat Pandemi

Namun, ternyata masih ada cara seru mencegah penularan covid-19 dan mengurangi rasa panik yang bisa Anda lakukan meski #dirumahaja, lho. .... read more