Banyak Begadang di Musim Piala Dunia? Ini Tips Biar Nggak Sakit Kepala Karena Kelelahan

Banyak Begadang di Musim Piala Dunia? Ini Tips Biar Nggak Sakit Kepala Karena Kelelahan

Musim Piala Dunia selalu identik dengan pertandingan yang berlangsung hingga larut malam atau bahkan dini hari. Tidak sedikit penggemar sepak bola yang rela begadang demi mendukung tim favoritnya. Namun, jika dilakukan berulang selama beberapa hari atau minggu, kebiasaan ini bisa membuat tubuh kelelahan dan memicu sakit kepala yang mengganggu aktivitas keesokan harinya.

Kurang tidur bukan hanya membuat mata terasa berat dan tubuh lemas, tetapi juga memengaruhi fungsi otak, konsentrasi, suasana hati, hingga ambang nyeri. Karena itu, penting untuk tetap menikmati euforia pertandingan tanpa mengorbankan kesehatan.


Penyebab Sakit Kepala karena Begadang

Saat tidur, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan, termasuk memperbaiki fungsi otak dan mengatur keseimbangan hormon. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Cephalalgia menunjukkan bahwa kurang tidur selama 1–3 malam saja sudah dapat memicu sakit kepala berupa rasa berat atau tertekan di area dahi maupun puncak kepala pada orang sehat.

Selain itu, kurang tidur juga dapat meningkatkan stres, menyebabkan ketegangan otot leher dan bahu, serta mengganggu ritme biologis tubuh. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat risiko sakit kepala semakin besar, terutama jika disertai aktivitas fisik atau mental yang padat.


Atur Jadwal Istirahat di Tengah Keseruan Menonton

Menonton pertandingan hingga dini hari sesekali mungkin tidak menjadi masalah. Namun, jika jadwal pertandingan berlangsung beruntun, usahakan tetap menjaga total waktu tidur harian.

Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain:

  • Tidur lebih awal sebelum pertandingan dimulai jika memungkinkan.
  • Manfaatkan waktu siang untuk power nap selama 20–30 menit.
  • Tetap usahakan memperoleh total tidur sekitar 7–9 jam dalam 24 jam.
  • Hindari begadang beberapa malam berturut-turut tanpa mengganti waktu istirahat.

Dengan strategi tersebut, tubuh memiliki kesempatan untuk tetap melakukan proses pemulihan meskipun jadwal tidur sedikit berubah.


Hindari Kebiasaan yang Dapat Memperparah Keluhan

Begadang sering kali disertai konsumsi minuman berenergi, camilan tinggi garam, atau merokok. Padahal kebiasaan tersebut justru dapat memperparah sakit kepala.

Batasi minuman manis dan makanan tinggi gula-garam, terutama menjelang pagi agar tidak semakin mengganggu waktu tidur setelah pertandingan selesai. Jangan lupa minum air putih secara cukup karena dehidrasi juga merupakan salah satu pemicu sakit kepala. Selain itu, usahakan sesekali berdiri, melakukan peregangan ringan, dan mengurangi menatap layar secara terus-menerus.


Kenali Tanda Tubuh Sudah Terlalu Lelah

Jangan abaikan sinyal yang diberikan tubuh. Beberapa tanda kelelahan akibat kurang tidur meliputi:

  • Sakit kepala yang muncul berulang.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mata terasa berat atau perih.
  • Mudah mengantuk saat bekerja atau berkendara.
  • Emosi tidak stabil

Jika gejala tersebut terus berlangsung selama beberapa hari, sebaiknya segera memperbaiki pola tidur sebelum keluhan berkembang menjadi lebih berat.

Cara Mengatasi Sakit Kepala karena Begadang

Langkah paling efektif adalah memenuhi kebutuhan tidur sesegera mungkin. Selain itu, Anda dapat mencoba beberapa cara berikut:

  • Tidur atau beristirahat di ruangan yang tenang dan redup.
  • Minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
  • Lakukan peregangan ringan pada otot leher dan bahu.
  • Konsumsi makanan bergizi untuk membantu memulihkan energi.

Bila diperlukan, gunakan obat pereda sakit kepala sebagai pertolongan pertama agar Anda tidak kesulitan tidur akibat serangan sakit kepala.

Sebuah tinjauan ilmiah juga menjelaskan bahwa hubungan antara gangguan tidur dan sakit kepala bersifat dua arah. Kurang tidur dapat memicu sakit kepala, sementara sakit kepala juga dapat mengganggu kualitas tidur, sehingga penting menjaga pola tidur yang konsisten.

Menikmati pertandingan Piala Dunia tentu menyenangkan, tetapi jangan sampai kesehatan menjadi taruhannya. Dengan mengatur waktu istirahat dan mengenali batas kemampuan tubuh, Anda tetap bisa mendukung tim favorit sekaligus menjaga produktivitas dan kesehatan selama musim pertandingan berlangsung.


Artikel Lainnya: Cara Mengatasi Kepala Terasa Berat dan Pusing Saat Bangun Tidur


FAQ

1. Apakah satu malam begadang langsung menyebabkan sakit kepala?

Tidak selalu. Namun, pada sebagian orang, satu malam kurang tidur saja sudah dapat memicu sakit kepala, terutama jika memiliki riwayat migrain atau sakit kepala tegang.

2. Apakah minuman berenergi bisa menghilangkan sakit kepala karena begadang?

Minuman berenergi dapat membantu kita menjadi lebih segar selama beberapa saat, tetapi konsumsi berlebihan justru dapat memperburuk kualitas tidur dan memicu sakit akibat kandungan gula yang berlebihan.

3. Kapan sakit kepala akibat kurang tidur perlu diperiksakan ke dokter?

Segera konsultasikan ke dokter jika sakit kepala sangat berat, disertai demam, muntah hebat, gangguan penglihatan, kelemahan anggota tubuh, atau terus berulang meski pola tidur sudah diperbaiki.


Daftar Pustaka

  1. Blau JN. Sleep Deprivation Headache. Cephalalgia. 1990;10(4):157–160.
  2. Holland PR. Headache and Sleep: Shared Pathophysiological Mechanisms. Cephalalgia. 2014.
  3. Korabelnikova EA, et al. Sleep Disorders and Headache: A Review of Correlation and Mutual Influence. Neurology and Therapy. 2020.