Tips Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk Saat Perjalanan Mudik

Tips Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk Saat Perjalanan Mudik

Perjalanan mudik sering kali memakan waktu berjam-jam, bahkan hingga belasan jam di kendaraan. Selama perjalanan tersebut, tubuh bisa terpapar udara kering dari pendingin ruangan, debu dari luar kendaraan, hingga perubahan suhu yang cukup drastis.

Kondisi ini membuat sebagian orang mulai merasakan tenggorokan gatal dan batuk saat perjalanan.

Keluhan tersebut sebenarnya cukup umum terjadi. Jika tidak ditangani dengan baik, tenggorokan yang terasa tidak nyaman dapat mengganggu perjalanan dan membuat tubuh lebih mudah lelah. Karena itu, penting untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasinya agar perjalanan mudik tetap nyaman.

Mengapa Tenggorokan Gatal dan Batuk Sering Terjadi Saat Mudik?

Tenggorokan gatal dan batuk sering terjadi karena saluran pernapasan mengalami iritasi. Saat seseorang terpapar debu, polusi kendaraan, atau udara kering dalam waktu lama, lapisan mukosa di saluran napas dapat mengalami peradangan ringan yang memicu refleks batuk.

Menurut penelitian dalam European Respiratory Journal, batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk membersihkan saluran napas dari partikel asing atau iritan yang masuk ke sistem pernapasan (Morice et al., 2020). Oleh karena itu, saat kondisi lingkungan berubah selama perjalanan mudik, tubuh secara alami merespons dengan batuk.

Selain itu, perjalanan panjang sering membuat seseorang kurang minum sehingga tenggorokan menjadi lebih kering dan mudah terasa gatal.


Penyebab Tenggorokan Mudah Iritasi Selama Perjalanan

Beberapa faktor selama perjalanan membuat tenggorokan lebih muda teriritasi, antara lain:

Udara kering di kendaraan

Udara dari pendingin ruangan dapat menurunkan kelembapan sehingga mukosa tenggorokan menjadi lebih kering.

Paparan debu dan polusi

Partikel kecil dari asap kendaraan atau debu jalanan dapat masuk ke saluran napas dan memicu iritasi.

Kurangnya asupan cairan

Dehidrasi ringan dapat mengurangi produksi saliva dan lendir pelindung di tenggorokan.

Kelelahan tubuh

Perjalanan panjang dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga saluran napas menjadi lebih sensitif terhadap iritasi.

Penelitian dalam Chest Journal juga menjelaskan bahwa paparan iritan lingkungan merupakan salah satu faktor yang sering memicu batuk akut pada orang sehat (Irwin et al., 2018).


Apa Gejala yang Muncul Saat Tenggorokan Mulai Bermasalah?

Ketika tenggorokan mulai mengalami iritasi, biasanya muncul beberapa tanda awal. Gejala ini dapat berbeda pada setiap orang, tetapi umumnya meliputi:

1. Tenggorokan terasa gatal atau kering

2. Batuk ringan hingga lebih sering

3. Suara menjadi agak serak

4. Rasa tidak nyaman saat menelan

5. Sensasi seperti ada lendir di tenggorokan

Batuk yang muncul saat perjalanan juga bisa berupa batuk kering tanpa dahak maupun batuk berdahak. Menurut Irwin et al. (2018), kedua jenis batuk tersebut dapat muncul sebagai respons tubuh terhadap iritasi pada saluran pernapasan.


Bagaimana Cara Mengatasi Tenggorokan Gatal dan Batuk Saat di Perjalanan?

Jika tenggorokan mulai terasa tidak nyaman saat mudik, beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu meredakannya.

Perbanyak minum air putih

Cairan membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mencegah iritasi semakin parah.

Konsumsi minuman hangat

Minuman hangat dapat membantu menenangkan tenggorokan dan mengurangi rasa gatal.Namun hindari minuman dingin dan manis apabila tenggorokan Anda tergolong sensitif.

Gunakan masker saat diperlukan

Masker dapat membantu mengurangi paparan debu atau polusi selama perjalanan.

Beristirahat sejenak di rest area

Istirahat dapat membantu tubuh pulih dari kelelahan yang memicu sensitivitas saluran napas.



Bagaimana Memilih Obat Batuk yang Praktis?

Jika batuk mulai mengganggu selama perjalanan, Anda juga dapat membawa obat batuk yang praktis untuk membantu meredakan gejala. Pilih obat batuk yang praktis dan dapat membantu meredakan kedua jenis batuk tersebut sehingga lebih mudah digunakan selama perjalanan.


Dengan menjaga kesehatan saluran pernapasan selama perjalanan, mudik dapat terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Tenggorokan yang sehat juga membantu Anda menikmati momen berkumpul bersama keluarga tanpa gangguan batuk.


Artikel Lainnya: Sakit Kepala Karena Stres Menjawab Pertanyaan di Hari Raya? Ini Tips Mengatasinya


FAQ

Apa penyebab batuK?
Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh untuk membersihkan saluran napas dari partikel asing atau iritan yang masuk ke sistem pernapasan.

Apa gejala sakit tenggorokan?

Gejala sakit tenggorokan biasanya meliputi tenggorokan terasa gatal atau kering, batuk ringan lebih sering, suara menjadi agak serak, rasa tidak nyaman saat menelan, sensasi seperti ada lendir di tenggorokan.

Bagaimana Cara Memilih Obat Batuk?
Memilih obat batuk sesuai gejala bisa menjadi pilihan, namun kini terdapat pilihan yang lebih praktis dengan hadirnya obat batuk yang bisa mengatasi gejala batuk berdahak maupun tidak berdahak.

Referensi Jurnal

  • Irwin RS, et al. (2018). Diagnosis and Management of Cough. Chest Journal.
  • Morice AH, et al. (2020). ERS Guidelines on the Diagnosis and Treatment of Chronic Cough in Adults and Children. European Respiratory Journal.
  • Eccles R. (2002). Mechanisms of the placebo effect of sweet cough syrups. Respiratory Physiology & Neurobiology.